20 Oktober 2011

Timnas Indonesia U-23 di SEA GAMES 2011


Timnas Sepak Bola Indonesia tampaknya harus mempertimbangkan lagi target untuk meraih medali Emas di SEA GAMES 2011 ke-26 nanti. Alasannya, pembagian drawing Grup (Pool) yang dilakukan kemarin sore (19 Oktober 2011), menempatkan Indonesia bersama lawan-lawan yang berat, seperti Malaysia (Juara Bertahan SEAGAMES 2009 + Juara AFF Cup 2010), Thailand (Pemegang rekor 11 kali Juara SEAGAMES untuk cabang olahraga sepak bola), Singapura (Pemain Asing yang berjubel) dan Kamboja.

Untuk Ranking FIFA sendiri, Indonesia masih dibawah Thailand, Singapura, dan Malaysia. Artinya, 2 tiket untuk lolos ke semifinal diperebutkan 4 negara. Saya pribadi, dan mungkin sebagian besar pecinta sepak bola tanah air, pesimis dengan hasil drawing tersebut. Bahkan lebih parah dari hasil drawing yang biasa dilakukan AFF Cup (Tiger cup). Lihat saja, untuk grup B, dipastikan akan banjir gol, mengingat hanya Vietnam dan Myanmar saja yang diatas kertas akan menang mudah terhadap Laos, Philipina, Brunei, dan Timor Leste.

Tapi, sebagai pendukung timnas yang fanatik, meski harus tergabung dengan negara Brazil sekalipun, tak ada kata untuk mundur apalagi takut. Rasa optimisme kita harus dibubung tinggi, karena paling tidak, kita bermain di markas utama timnas, stadion GBK, Jakarta. Semoga, pelatih kepala Rahmad Darmawan yang berpengalaman dalam menangani klub-klub elite di Liga Indonesia (Persipura, Persija, dan Sriwijaya FC) bisa meracik skuad terbaik yang dimiliki GARUDA MUDA U-23 ini. Jangan mau kalah lagi dengan negara "sinar laser" Malaysia seperti di AFF CUP tahun lalu.

Bravo Indonesia

19 Oktober 2011

Susunan Kabinet Indonesia Bersatu II Hasil Reshuffle


Presiden Susilo Bambang Yudhoyono selesai melakukan proses bongkar pasang kabinet. Sejumlah wajah baru duduk di Kabinet Indonesia Bersatu II dan beberapa menteri lainnya bergeser kursi. Berikut ini susunan KIB II hasil reshuffle yang telah diumumkan Presiden SBY di kantornya, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa, 18/10/2011 pukul 20:30 WIB :

Menteri Koordinator

1. Menko Politik Hukum dan Keamanan: Marsekal (Purn) Djoko Suyanto
2. Menko Perekonomian: Hatta Rajasa
3. Menko Kesra: R Agung Laksono
4. Menteri Sekretaris Negara: Sudi Silalahi

Menteri

1. Menteri Dalam Negeri: Gamawan Fauzi
2. Menteri Luar Negeri: Marty Natalegawa
3. Menteri Pertahanan: Purnomo Yusgiantoro
4. Menteri Hukum dan HAM: Amir Syamsuddin
5. Menteri Keuangan: Agus Martowardojo
6. Menteri ESDM: Jero Wacik
7. Menteri Perindustrian: MS Hidayat
8. Menteri Perdagangan: Gita Wirjawan
9. Menteri Pertanian: Suswono
10. Menteri Kehutanan: Zulkifli Hasan
11. Menteri Perhubungan: EE Mangindaan
12. Menteri Kelautan dan Perikanan: Cicip Sutarjo
13. Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi: Muhaimin Iskandar
14. Menteri Pekerjaan Umum: Djoko Kirmanto
15. Menteri Kesehatan: Endang Rahayu Sedyaningsih
16. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nasional: Mohammad Nuh
17. Menteri Sosial: Salim Segaf Al Jufri
18. Menteri Agama: Suryadharma Ali
19. Menteri Kebudayaan dan Ekonomi Kreatif: Mari Elka Pangestu
20. Menteri Komunikasi dan Informatika: Tifatul Sembiring
21. Menteri Riset dan Teknologi: Gusti Muhammad Hatta
22. Menteri Koperasi dan UKM: Syarifudin Hasan
23. Menteri Lingkungan Hidup: Baltazar Kambuaya
24. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak: Linda Amalia Sari Gumelar
25. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi: Azwar Abubakar
26. Menteri Negara Pembangunan Daerah Tertinggal: Ahmad Helmy Faishal Zaini
27. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas: Armida Alisjahbana
28. Menteri BUMN: Dahlan Iskan
29. Menteri Pemuda dan Olahraga: Andi Alfian Mallarangeng
30. Menteri Perumahan Rakyat: Djan Faridz

Pejabat Setingkat Menteri

1. Kepala BIN: Letjen TNI Marciano Norman

Wakil Menteri yang tidak termasuk dalam kabinet:

Wakil Menteri Baru:

1. Wamenteri Kesehatan: Ali Gufron Mukti
2. Wakil Menteri Kebudayaan dan Industri Kreatif: Sapta Nirwandar
3. Wakil Menteri Luar Negeri: Wardana
4. Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nasional bidang Pendidikan: Musliar Kasim
5. Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nasional bidang Kebudayaan: Wiendu Nuryanti
6. Wakil Menteri BUMN: Mahmudin Yasin
7. Wakil Menteri Perdagangan: Bayu Krisnamurthi
8. Wakil Menteri Keuangan: Mahendra Siregar
9. Wakil Menteri Pertanian: Rusman Heriawan
10. Wakil Menteri PAN dan Reformasi Birokrasi: Eko Prasodjo
11. Wakil Menteri Hukum dan HAM: Denny Indrayana
12. Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral: Widjajono Partowidagdo
13. Wakil Menteri Agama: Nasaruddin Umar

Wakil Menteri Lama:

1. Wakil Menteri Perhubungan: Bambang Susantono
2. Wakil Menteri Pertahanan: Sjafrie Sjamsoeddin
3. Wakil Menteri Perindustrian: Alex Retraubun
4. Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nasional: Fasli Djalal
5. Wakil Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional: Lukita Dinarsyah Tuwo
6. Wakil Menteri Keuangan: Anny Ratnawati
7. Wakil Menteri Pekerjaan Umum: Hermanto Dardak

Sumber : Detik


Sebagai catatan, sungguh amat disayangkan Menteri BUMN sekarang diisi oleh Bapak Dahlan Iskan (Independen). Padahal, tenaga Pak Dahlan masih sangat dibutuhkan dalam mereformasi dan memperbaiki Kinerja PLN yang baru ditanganinya belum setahun lamanya. Negara ini sungguh kekurangan orang-orang yang bermutu seperti Dahlan ini.

Oke, Selamat bertugas aja Pak! Semoga kementerian BUMN yang selama ini dikenal orang sebagai "Lahan Basah" bisa bapak reformasi kinerjanya sehingga menjadi bagus kedepannya.

13 Oktober 2011

Tips Membuat FollowerTwitter Banyak

Sebenarnya jumlah follower akan berbanding lurus dengan kualitas dan kuantitas isi twitter kita. Makin rajin kita update status di twitter dan isinya memang hal-hal baru yang unik dan bermanfaat bagi orang banyak, tentunya akun twitter kita juga akan dirujuk kemana-mana (di retweet), dan ujung-ujungnya dapat menambah jumlah follower kita.

Tetapi sebenarnya percuma juga banyak follower, tetapi kita tidak melakukan kesalehan sosial. Artinya, kita hanya menganggap jumlah follower sebagai sesuatu yang bisa kita monetize (diuangkan) dengan cara menjadikan akun twitter kita sebagai media promosi bagi produk atau merek tertentu.

Follower yang makin banyak sebenarnya mengharuskan kita untuk semakin banyak pula melakukan kebaikan sosial kepada follower tersebut. Misalnya dengan cara men-twit atau me-ritwit informasi yang dibutuhkan atau dicari oleh orang yang membutuhkan bantuan. Perlu juga, dalam konteks kebaikan sosial tersebut, kita men-twit seperti ajakan-ajakan untuk melakukan perubahan/perbaikan terhadap kondisi sesuatu.

04 Oktober 2011

Makanan Berlemak di Denmark Kena Pajak


Untuk membuat masyarakatnya lebih sehat, pemerintah Denmark menetapkan 'fat tax' atau pajak lemak yang membuat harga makanan berlemak lebih mahal. Dengan demikian, diharapkan orang akan memilih makanan sehat ketimbang makanan berlemak. Mulai 1 Oktober 2011, pemerintah Denmark menetapkan kebijakan pajak lemak untuk makanan-makanan berlemak sehingga membuat harganya lebih mahal. Besarnya pajak adalah 16 kroner Denmark per kilogram lemak jenuh atau sekitar US$ 6,27 (Rp 56 ribu) per pon lemak jenuh. Pajak ini akan terasa mahal ketika kandungan lemak jenuh dalam makanan melebihi 2,3 persen.

Pajak lemak tidak bertujuan untuk membatasi obesitas. Menurut Organization for Economic Cooperation and Development, tingkat obesitas di Denmark adalah 13,4 persen untuk tahun lalu, yaitu berada pada tingkat lebih rendah dari 15,5 persen, yang merupakan tingkat rata-rata pada negara-negara di Eropa. Tetapi Denmark tertinggal dalam angka harapan hidup dan Denmark berharap pemberlakuan 'fat tax' akan dapat meningkatkan umur rata-rata 3 tahun pada dekade berikutnya.

Pajak lemak pertama kali berlaku di Denmark. Kebijakan ini akan segera diikuti oleh Finlandia dan Rumania. Di Amerika Serikat telah terdapat pajak untuk makanan yang tidak sehat, namun tampaknya 'soda tax' untuk gula dan minuman bersoda belum akan berlaku dalam waktu dekat.

29 September 2011

Kisah Hachiko Si Anjing Setia


Hachikō (10 November 1923-8 Maret 1935) adalah seekor anjing jantan jenis Akita Inu kelahiran Ōdate, Prefektur Akita. Ia terus dikenang sebagai lambang kesetiaan anjing terhadap majikan. Setelah majikannya meninggal, Hachikō terus menunggu majikannya yang tidak kunjung pulang di Stasiun Shibuya, Tokyo. Julukan baginya adalah Hachikō Anjing yang Setia. Patung Hachikō di depan Stasiun Shibuya telah menjadi salah satu marka tanah di Shibuya. Sewaktu membuat janji untuk bertemu di Shibuya, orang sering berjanji untuk bertemu di depan patung Hachikō.

Lahir 10 November 1923 dari induk bernama Goma-go dan anjing jantan bernama Ōshinai-go, namanya sewaktu kecil adalah Hachi. Pemiliknya adalah keluarga Giichi Saitō dari kota Ōdate, Prefektur Akita. Lewat seorang perantara, Hachi dipungut oleh keluarga Ueno yang ingin memelihara anjing jenis Akita Inu. Ia dimasukkan ke dalam anyaman jerami tempat beras sebelum diangkut dengan kereta api yang berangkat dari Stasiun Ōdate, 14 Januari 1924. Setelah menempuh perjalanan sekitar 20 jam, Hachi sampai di Stasiun Ueno, Tokyo.

Hachi menjadi anjing peliharaan Profesor Hidesaburō Ueno yang mengajar ilmu pertanian di Universitas Kekaisaran Tokyo. Profesor Ueno waktu itu berusia 53 tahun, sedangkan istrinya, Yae berusia 39 tahun. Profesor Ueno adalah pecinta anjing. Sebelum memelihara Hachi, Profesor Ueno pernah beberapa kali memelihara anjing Akita Inu, namun semuanya tidak berumur panjang. Di rumah keluarga Ueno yang berdekatan dengan Stasiun Shibuya, Hachi dipelihara bersama dua ekor anjing lain, S dan John. Sekarang, lokasi bekas rumah keluarga Ueno diperkirakan di dekat gedung Tokyo Department Store sekarang.

Ketika Profesor Ueno berangkat bekerja, Hachi selalu mengantar kepergian majikannya di pintu rumah atau dari depan pintu gerbang. Di pagi hari, bersama S dan John, Hachi kadang-kadang mengantar majikannya hingga ke Stasiun Shibuya. Di petang hari, Hachi kembali datang ke stasiun untuk menjemput.


Pada 21 Mei 1925, seusai mengikuti rapat di kampus, Profesor Ueno mendadak meninggal dunia. Hachi terus menunggui majikannya yang tak kunjung pulang, dan tidak mau makan selama 3 hari. Menjelang hari pemakaman Profesor Ueno, upacara tsuya (jaga malam untuk orang meninggal) dilangsungkan pada malam hari 25 Mei 1925. Hachi masih tidak mengerti Profesor Ueno sudah meninggal. Ditemani John dan S, ia pergi juga ke stasiun untuk menjemput majikannya.

Nasib malang ikut menimpa Hachi karena Yae harus meninggalkan rumah almarhum Profesor Ueno. Yae ternyata tidak pernah dinikahi secara resmi. Hachi dan John dititipkan kepada salah seorang kerabat Yae yang memiliki toko kimono di kawasan Nihonbashi. Namun cara Hachi meloncat-loncat menyambut kedatangan pembeli ternyata tidak disukai. Ia kembali dititipkan di rumah seorang kerabat Yae di Asakusa. Kali ini, kehadiran Hachi menimbulkan pertengkaran antara pemiliknya dan tetangga di Asakusa. Akibatnya, Hachi dititipkan ke rumah putri angkat Profesor Ueno di Setayaga. Namun Hachi suka bermain di ladang dan merusak tanaman sayur-sayuran.

Pada musim gugur 1927, Hachi dititipkan di rumah Kikusaburo Kobayashi yang menjadi tukang kebun bagi keluarga Ueno. Rumah keluarga Kobayashi terletak di kawasan Tomigaya yang berdekatan dengan Stasiun Shibuya. Setiap harinya, sekitar jam-jam kepulangan Profesor Ueno, Hachi terlihat menunggu kepulangan majikan di Stasiun Shibuya.


Pada tahun 1932, kisah Hachi menunggu majikan di stasiun mengundang perhatian Hirokichi Saitō dari Asosiasi Pelestarian Anjing Jepang. Prihatin atas perlakuan kasar yang sering dialami Hachi di stasiun, Saitō menulis kisah sedih tentang Hachi. Artikel tersebut dikirimkannya ke harian Tokyo Asahi Shimbun, dan dimuat dengan judul Itoshiya rōken monogatari ("Kisah Anjing Tua yang Tercinta"). Publik Jepang akhirnya mengetahui tentang kesetiaan Hachi yang terus menunggu kepulangan majikan. Setelah Hachi menjadi terkenal, pegawai stasiun, pedagang, dan orang-orang di sekitar Stasiun Shibuya mulai menyayanginya. Sejak itu pula, akhiran kō (sayang) ditambahkan di belakang nama Hachi, dan orang memanggilnya Hachikō.

Sekitar tahun 1933, kenalan Saitō, seorang pematung bernama Teru Andō tersentuh dengan kisah Hachikō. Andō ingin membuat patung Hachikō. Setiap hari, Hachikō dibawa berkunjung ke studio milik Andō untuk berpose sebagai model. Andō berusaha mendahului laki-laki berumur yang mengaku sebagai orang yang dititipi Hachikō. Orang tersebut menjual kartu pos bergambar Hachikō untuk keuntungan pribadi. Pada bulan Januari 1934, Andō selesai menulis proposal untuk mendirikan patung Hachikō, dan proyek pengumpulan dana dimulai. Acara pengumpulan dana diadakan di Gedung Pemuda Jepang (Nihon Seinenkan), 10 Maret 1934. Sekitar tiga ribu penonton hadir untuk melihat Hachikō.

Patung perunggu Hachikō akhirnya selesai dan diletakkan di depan Stasiun Shibuya. Upacara peresmian diadakan pada bulan April 1934, dan disaksikan sendiri oleh Hachikō bersama sekitar 300 hadirin. Andō juga membuat patung lain Hachikō yang sedang bertiarap. Setelah selesai pada 10 Mei 1934, patung tersebut dihadiahkannya kepada Kaisar Hirohito dan Permaisuri Kōjun.

Selepas pukul 06.00 pagi, tanggal 8 Maret 1935, Hachikō, 13 tahun, ditemukan sudah tidak bernyawa di jalan dekat Jembatan Inari, Sungai Shibuya. Tempat tersebut berada di sisi lain Stasiun Shibuya. Hachikō biasanya tidak pernah pergi ke sana. Berdasarkan otopsi diketahui penyebab kematiannya adalah filariasis. Upacara perpisahan dengan Hachikō dihadiri orang banyak di Stasiun Shibuya, termasuk janda almarhum Profesor Ueno, pasangan suami istri tukang kebun Kobayashi, dan penduduk setempat. Biksu dari Myōyū-ji diundang untuk membacakan sutra. Upacara pemakaman Hachikō berlangsung seperti layaknya upacara pemakaman manusia. Hachikō dimakamkan di samping makam Profesor Ueno di Pemakaman Aoyama. Bagian luar tubuh Hachikō diopset, dan hingga kini dipamerkan di Museum Nasional Ilmu Pengetahuan, Ueno, Tokyo.


Pada 8 Juli 1935, patung Hachikō didirikan di kota kelahiran Hachikō di Ōdate. tepatnya di depan Stasiun Ōdate. Patung tersebut dibuat serupa dengan patung Hachikō di Shibuya. Dua tahun berikutnya (1937), kisah Hachikō dimasukkan ke dalam buku pendidikan moral untuk murid kelas 2 sekolah rakyat di Jepang. Judulnya adalah On o wasureruna (Balas Budi Jangan Dilupakan).

Pada tahun 1944, di tengah berkecamuknya Perang Dunia II, patung perunggu Hachikō ikut dilebur untuk keperluan perang. Patung pengganti yang sekarang berada di Shibuya adalah patung yang selesai dibuat bulan Agustus 1948. Patung tersebut merupakan karya pematung Takeshi Andō, anak laki-laki Teru Andō. Pintu keluar Stasiun JR Shibuya yang berdekatan dengan patung Hachikō disebut Pintu Keluar Hachikō. Sewaktu didirikan kembali tahun 1948, patung Hachikō diletakkan di bagian tengah halaman stasiun menghadap ke utara. Namun setelah dilakukan proyek perluasan halaman stasiun pada bulan Mei 1989, patung Hachikō dipindah ke tempatnya yang sekarang dan menghadap ke timur.

Film Hachikō Monogatari karya sutradara Seijirō Kōyama mulai diputar di Jepang, Oktober 1987. Pada bulan berikutnya diresmikan patung Hachikō di kota kelahirannya, Ōdate. Monumen peringatan ulang tahun Hachikō ke-80 didirikan 12 Oktober 2003 di lokasi rumah kelahiran Hachikō di Ōdate. Sebuah drama spesial tentang Hachikō ditayangkan jaringan televisi Nippon Television pada tahun 2006. Drama sepanjang dua jam tersebut diberi judul Densetsu no Akitaken Hachi (Legenda Hachi si Anjing Akita). Pada tahun 2009 film Hachiko: A Dog's Story karya sutradara Lasse Hallström mulai diputar dan dibintangi oleh Richard Gere dan Joan Allen.

24 September 2011

Perubahan Situs Facebook Tidak Disukai


Bagaimana reaksi pengguna Facebook terhadap perubahan situs jejaring tersebut yang baru saja diumumkan? Ternyata, sebagian besar Facebooker tidak menyukai perubahan itu. Hasil ini diketahui melalui survey yang dilakukan oleh Sodahead, sebuah situs berbasis voting online. Mereka menemukan bahwa 86% dari pengguna Facebook mengaku sangat tidak menyukai perubahan yang diumumkan Mark Zuckerberg dalam gelaran konferensi f8.

Dari mereka yang tidak setuju, kalangan remaja dan wanita-lah yang paling kentara menunjukkan ketidaksukaan mereka. Sedang dari kalangan dewasa dan pria mereka mengaku tidak menyukai fitur-fitur baru yang dirilis Facebook. Dikutip detikINET dari YahooNews, Sabtu (24/9/2011), satu-satunya grup yang mendukung perubahan yang dilakukan Facebook hanyalah dari kalangan pekerja IT.

Diberitakan, semenjak pengumuman perubahannya, Facebook menuai banyak komentar negatif di blog resmi mereka. Mark Zuckerbergpun langsung menunjukkan sifat defensif terhadap aksi Facebooker itu dengan mengatakan bahwa desain baru Facebook telah diujicobakan pada masyarakat baik di dalam maupun di luar kantor Facebook. Akan tetapi ia juga menambahkan bahwa umpan balik dari pengguna akan tetap dihargai.

Seperti diketahui, Facebook baru saja 'merenovasi' situsnya dengan penambahan fitur baru dan perubahan di sana-sini, salah satunya adalah dengan penambahan News Ticker dan mengubah desain profile-nya.

19 September 2011

Cesar Payovich Pelatih Kepala Timnas Pra Piala Asia U-19



Ketua umum PSSI Djohar Arifin mengungkapkan, timnas U-19 yang akan berlaga di Piala Asia U-19 pada akhir Oktober nanti bakal ditangani pelatih tim SAD Indonesia Cesar Payovich. Sedangkan mengenai pemain, Djohar menyatakan, skuad timnas U-19 nantinya tidak seluruhnya berasal dari tim SAD yang kini sedang menempa ilmu di Uruguay. Tim ini terdiri dari pemain dari sejumlah daerah.




Lebih lanjut menurut Djohar, tentang timnya sendiri, tidak semua pemain yang ada di Uruguay dipanggil. Timnas U-19 akan terdiri dari gabungan tim yang di Uruguay dan tim di Piala AFF U-19 (Aceh U-19 yang berlatih di Paraguay) yang bertanding di Myanmar, serta sejumlah rekrutan baru di beberapa daerah. Pada Piala Asia U-19 ini, Indonesia berada di Grup G bersama Australia, Cina, Singapura dan Makau. Konfederasi sepakbola Asia sampai sekarang belum menentukan lokasi pertandingan di grup ini. Sedangkan grup lainnya akan berlangsung di beberapa negara.

Menurut saia, seperti inilah jadinya kalo pemimpin tidak mengerti sepakbola. Sarat kepentingan kelompok tertentu. Cocoknya Johar ini jadi Politikus saja. Kalo skuad timnas U-19 yg akan berlaga di AFc cup nanti gabungan dari SAD Uruguay (sudah berlatih 4 tahun) dengan NAD (timnas Aceh) Paraguay (baru berlatih 1 tahun), maka apabila timnas ini kalah, PSSI bisa saja cuci tangan dengan menyalahkan Payovich karena tidak becus dalam memilh pemain. Ujung-ujungnya akan di bentuk opini publik bahwa Payovich telah gagal, segaligus tak layak lagi menjadi pelatih kepala di SAD Indonesia, dan SAD pun dibubarkan.

Selain itu, persiapan latihan timnas menjelang kualifikasi AFC U-19 yang akan dimulai akhir oktober ini harus menunggu Aceh (Indonesia) U-19 yg sedang berlaga di AFF U-19. Kalau memang SAD dan Aceh U-19 digabung, apakah tim langsung bisa menyatu dengan persiapan latihan yang praktis cuma 1 bulan saja? Lama-lama belangnya bung Dohar ini kelihatan. Jelas-jelas team work SAD Indonesia yang sudah 4 tahun berlatih bersama bagaikan saudara, mau ditambahn lagi pemain baru yang aneh-aneh.

Mau membubarkan SAD pak? sampai ngerancang trik-trik begini?
Atau sibuk balas jasa dengan pimpinan-pimpinan, mengakomodinir pemain-pemain Aceh dan pemain-pemain di deerah?

16 September 2011

Dota 6.72

Tidak terasa, sudah begitu lama DOTA (Defense Of The Ancients) meluncurkan map versi 6.71. Para gamers Dota pun mulai tidak sabar, untuk segera menantikan map baru, yakni map versi 6.72. Banyak perubahan yang akan terjadi, baik dari skill hero-hero nya maupun efek dari item-item yang dipakai serta perbaikan bug-bug dalam game Dota 6.72 nanti. Klik disini untuk melihat changelogs nya. Bagi yang ingin segera memainkan map terbarunya, silahkan download disini. Bagi yang ingin share alamat Dota 6.72 versi AllStar (AI) nya juga boleh. Soalnya untuk map Dota 6.72 AI sedikit membutuhkan waktu lebih lama dari map Dota 6.72 versi biasa. Tapi untuk menghilangkan kejenuhan sambil menanti, tidak ada salahnya memainkan map dota 6.70c AI yang dapat didownload secara gratis disini.

Download dota versi 6.70c AI
Download dota versi 6.72