30 November 2011

Orang Kaya di Indonesia Jual Rokok, Orang Kaya di AS Pengusaha IT


Daftar orang terkaya di Indonesia dikuasai oleh pengusaha rokok. Pemilik rokok Djarum, Budi dan Michael Hartono, menjadi orang terkaya Indonesia dengan 14 miliar dollar AS. Sementara di AS, orang terkayanya adalah pengusaha IT. Pemilik Microsoft, Bill Gates, menjadi orang terkaya di AS dengan 56 miliar dollar AS. Bedanya dimana? Yang satu mencerdaskan bangsanya, sementara yang satunya lagi malah mematikan rakyatnya.

27 November 2011

Tips Membuat Surat Lamaran Pekerjaan


Tips Membuat Surat Lamaran Pekerjaan

Sudah ribuan lamaran kerja dikirim tapi belum ada balasan? Mungkin salah satu tips dibawah ini adalah masalahnya.

1. JANGAN TERLALU BANYAK MENGGUNAKAN SINGKATAN

Dgn Hrmt.

ttrk dgn ikl lwg krj yg dmt pd srt kbr edisi sls , sy brmskd mengisi lwg yg bpk bthkn ,

rdri thn 1999 - 2004 , sy tlh bkj di aptk km farma , di bag cln srv. dri thn 2004-2005 , sy bkj di LC bank sbg kabag keu. dri thn 2005- smp skrg jd tkg pkr di BIp

2. JANGAN TERLALU BANYAK LAMPIRAN

sebagai bahan pertimbangan bapak , bersama ini saya sertakan :

a. foto copy KTP bapak saya
b. pas foto saya waktu disunat
c. surat kelakuan baik seluruh keluarga saya
d. bon hutang selama 1 tahun
e. proposal permintaan sumbangan pembangunan mesjid di RT

3. TERLALU RESMI DAN BERTELE TELE.

Dengan hormat,

Setelah saya membaca iklan lowongan pekerjaan di surat kabar ternama di ibukota, saya sangat tertarik dengan iklan yang anda muat disitu. oleh karena itu saya bermaksud untuk melamar pekerjaan tersebut dan juga sekalian harapan saya, dengan surat lamaran ini kita bisa mempererat tali silaturahmi antara kita berdua, bukankah dalam agama pun telah diterangkan betapa pentingnya arti sebuah silaturahmi.

Sumber : Sonny Tsun

24 November 2011

Dibuang Sayang


Tak terasa Pesta olahraga SEAGAMES ke-26 di Palembang-Jakarta telah berakhir tiga hari yang lalu. Tapi, ada satu hal yang tidak saya lupakan, khususnya di cabang olahraga sepakbola. Ya, selain kekalahan tragis timnas Indonesia melawan Malaysia di final lewat adu pinalti 4-3 (1-1), masih sedikit menyisakan sebuah cerita menarik. Ya, dialah wasit Kim Jong Hyeok asal Korea Selatan.

Wasit kelahiran 31 Maret 1983 ini masih muda tapi sangat tegas dalam memimpin sebuah pertandingan. Dia 2x memimpin laga timnas Indonesia, yaitu dimana Indonesia vs Thailand dibabak penyisihan yang berbuah manis dengan dikeluarkannya 2 kartu merah kepada pemain Thailand, dan laga Indonesia vs Vietnam dibabak semifinal. Anehnya, Indonesia selalu beruntung apabila dipimpin wasit asal Korea Selatan ini. Sayang di partai Final, gantian wasit asal Jepang yang memimpin, sedangkan wasit Kim hanya sebagai pengawas pertandingan.

Wasit seperti ini yang harus dicontoh wasit-wasit Indonesia. Tegas dan berwibawa, plus murah senyum. Meski dia banyak di protes karena sikap yang tanpa pandang bulu itu dalam mengeluarkan kartu peringatan. Anehnya, para pemain terlihat pasrah saja saat menerima teguran dari sang wasit. Mungkin karena diajak komunikasi dengan pendekatan yang baik kali, dengan menunjukkan keramahannya. Tentu akan berbeda jika wasit berwajah sangar. Bisa-bisa, emosi pemain makin meleduk. hehe. Salut untuk wasit Kim, sebagai salah satu wasit terbaik selama memimpin SEAGAMES ke-26!

22 November 2011

Menang Adu Penalti, Malaysia Juara Sepak Bola Sea Games 2011


Skor 1-1 sepanjang 120 menit dan akhirnya dilanjutkan dengan drama adu pinalti dengan skor 4-3 akhirnya mengandaskan perjuangan timnas Garuda muda U-23 atas Malaysia didepan 80 ribu suporter yang hadir di stadion GBK, senin, 21 november 2011. Permainan sangat bagus, kedua tim saling menyerang sejak awal pertandingan. Sayang, kadang sepakbola tidak selamanya mengandalkan skill dan fisik semata, tapi disitu juga ada faktor LUCKY (keberuntungan) dan faktor MENTALITAS JUARA.

Ya, meski wasit asal Jepang yang memimpin kali ini juga, bisa dibilang kurang jeli dengan beberapa pelanggaran yang dilakukan pemain Malaysia dikotak pinalti mereka. Apa mau dikata, sejak tahun 2009, Malaysia memang menang terus di semua ajang sepak bola Asia Tenggara, dimulai dari Juara di Laos 2009 lalu, setelah itu di AFF Suzuki Cup 2010 dan terakhir saat ini di Jakarta 2011

ok. Selamat atas Malaysia untuk juara SEAGAMES cabor Sepak Bola 2011...

19 November 2011

Final Sepak Bola Sea Games 2011


Final Sea Games 2011 cabang olahraga sepakbola dipastikan akan berlangsung seru, setelah Malaysia dan Indonesia sama-sama memastikan kemenangan atas lawan-lawannya. Malaysia menang 1-0 atas Myanmar, sementara Indonesia menang 2-0 atas Vietnam. Final kali ini, mengingatkan kita akan final AFF Suzuki Cup tahun 2010 lalu, dimana di partai final, Malaysia sukses melumat Indonesia dengan skor agregat 4-2. Final Sepak Bola Sea Games sendiri akan dilaksanakan pada hari Senin, 21 November 2011 pukul 19:30 Wib. Semoga Indonesia bisa membalas kekalahan "senior" mereka tahun lalu atas Malaysia!

17 November 2011

Malaysia Kalahkan Indonesia, RD Blunder


Indonesia harus menelan malu kalah di kandang sendiri, stadion utama Gelora Bung Karno dengan skor tipis 1-0 bagi kemenangan Malaysia. Gol semata wayang tim Harimau Muda dicetak oleh Syahrul Azrawi di menit ke-17. Di Laga yang sejatinya sudah tidak berpengaruh banyak, hanya tinggal menentukan siapa juara grup A untuk menghadapi runner-up grup B, Myanmar (juara grup B Vietnam), Indonesia terkesan tampil seadanya.

Ya, dengan dukungan puluhan ribu suporter, Rahmat Darmawan terkesan berjudi dengan membangku cadangankan sekitar 5-6 pemain intinya. Hasilnya, Malaysia terlihat sangat mendominasi jalannya pertandingan. Ujung tombak timnas U-23, Yongki Ariwibowo terlihat tidak mampu menjadi tembok dibarisan depan guna menahan bola. Dia malah lebih sering kehilangan bola dan jatuh sendiri saat berduel dengan duet center back Malaysia yang punya postur tinggi kekar. Inilah pemain yang "salah dipanggil" oleh RD.

Dengan hasil ini, kita dipastikan akan melawan lawan yang level permainannya tidak dibawah Thailand, yaitu Vietnam, Sementara Malaysia hanya menghadapi tim Myanmar yang diatas kertas lebih ringan tentunya. Ini tentu suatu perjudian gagal yang dilakukan oleh Rahmad Darmawan. 1 point yang ditargetkan lawan Malaysia akhirnya harus melayang, karena pelatih terlalu ketakutan dengan kartu kuning yang sudah diterima beberapa pemain, dan faktor stamina saat menghadapi lawan di semifinal hari sabtu mendatang yang hanya berselang 2 hari. Sekarang, malah kita yang dibawah tekanan, jangankan mendapat medali Emas, Perak pun terancam gagal karena bisa jadi kita tersandung saat melawan Vietnam, yang diatas kertas sedikit berada diatas kita level kekuatannya. Benar-benar suatu perjudian yang gagal...

Berpikir Jauh (Joke)


Seorang guru matematika bertanya pada murid2nya : " anak-anak, kalau ada 5 ekor burung sedang bertengger dipohon,kemudian datang seorang pemburu menembak mati pada 1 ekor burung,berapakah sisa burung yg masih bertengger dipohon? "

Kemudian dgn lantangnya dari deretan paling belakang murid bernama udin menjawab : " nol bu !, tidak ada sisanya... " jawab Bu Guru : " salah! hayo berapa yg sisa anak-anak? " Si Udin kemudian berteriak lagi : " Nol Bu guru, tidak ada sisa burungnya... pokoknya Udin bilang Nol bu Guru! "

Dengan agak kesal lalu ibu guru tersebut bertanya kembali pada Udin... " Baiklah Udin kalau kamu tetap ngotot bilang jawabannya Nol, coba kamu jelaskan..." Begini bu Guru, kan ada 5 ekor burung bertengger di Pohon, satu mati tertembak... nah sisanya Nol, karena pada saat dengar suara tembakan, burung-burung lainnya pada kabur semua bu, terbang semua... makanya ga ada sisa dipohon!"

Dengan tersenyum kecut bu Guru berkomentar " Udin, udin kamu ini bisa saja... jawaban hitung-hitunganan kamu tetap salah! tapi Bu Guru suka sih dengan cara berpikir kamu..."

Keesokan harinya si Udin balik bertanya pada ibu guru : " Bu kalau ada tiga Wanita yang sedang makan es krim bersama-sama, Wanita Pertama makan es krimnya dengan cara langsung menggigit, Wanita Kedua makan es krimnya dengan cara menjilat-jilat, lalu Wanita Ketiga makan es krimnya dengan memakai sendok, nah bu guru... kira-kira dari ketiga Wanita tadi, manakah yang sudah menikah?

Setelah berpikir sejenak Bu Guru akhirnya menjawab : " Ibu tahu Udin, pasti yg sudah menikah adalah Wanita Kedua... " jawab Udin : " Salah bu!!! " Bu guru bertanya lagi : " Kok salah Udin?? " Udin menjelaskan : " Bu Guru, yang sudah menikah adalah Wanita yang memakai cincin kawin bu... tapi Udin suka sih dengan cara berpikir Ibu...hehehe.... "

Sumber : Sonny Tsun

15 November 2011

Cabor Bulu Tangkis Tetap Andalkan Taufik Hidayat di SEAGAMES 2011


Setelah beregu Putra berhasil meraih medali EMAS setelah mengalahkan Malaysia 3-1 di partai Final dan beregu Putri hanya meraih medali PERAK setelah dikalahkan Thailand 3-1, kini cabor (cabang olahraga) Bulu Tangkis memasuki babak nomor individual. Sungguh sayang, di nomor tunggal putra, Indonesia sepertinya sudah tidak punya lagi pemain lain, dengan masih terus mengandalkan Taufik Hidayat dan Simon Santoso (setelah Sony DK mengalami cidera, tidak ikut SEA GAMES). Padahal Taufik pada SEAGAMES 2009 lalu sudah mengeluarkan statement untuk mundur dari pelatnas dan sekalian dari kejuaraan2 lokal, termasuk SEAGAMES guna memberikan kesempatan kepada pemain muda.

Meski demi memenuhi target PBSI yaitu 4 medali EMAS (dari 7 medali) karena sebagai tuan rumah dituntut tidak tampil mengecewakan, tapi sangatlah tidak bijak untuk terus memaksakan pemain tua untuk bermain di kompetisi sekelas SEAGAMES, dimana negara-negara sekelas Malaysia dan Singapura pun sudah tidak lagi memakai pemain senior mereka di ajang "sekelas" SEAGAMES ini, dan lebih berkonsentrasi di ASIAN GAMES/OLIMPIADE atau di kejuaraan2 dunia lainnya (All England, China Open, Indonesia Open, dll). Regenerasi skuad tidak akan berjalan, yang pada akhirnya, akan ada kevakuman antar generasi. Disaat sudah waktunya pemain JUNIOR mengisi pos pemain SENIOR, tapi yang terjadi malah pemain SENIOR terus dimainkan. Hasil akhirnya, disaat pemain JUNIOR sudah saatnya (matang), skill dan jam terbang mereka masih sangat minim, karena WAKTU MEREKA SEPERTI DIRAMPOK oleh pemain-pemain senior. Ujung-ujungnya efek domino akan berlaku, dan akhirnya prestasi kita terus merosot.

Baca ini sebagai referensi