Tampilkan postingan dengan label Seputar Manado. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Seputar Manado. Tampilkan semua postingan
19 Januari 2014
Bencan Alam Terparah di Manado
07 November 2012
Budaya Mapalus di Masa Kini
![]() |
| Kawasan pantai Boulevard Manado yang telah berjejer mall-mall besar merupakan bukti kemajuan Kota Manado |
01 Juni 2012
Kapal USNS Mercy AS Tiba di Manado
Kapal USNS Mercy yang difoto tampak dari dekat di perairan Teluk Manado
Kapal Rumah Sakit terbesar di dunia milik Angkatan Laut Amerika Serikat USNS Mercy sudah berada di perairan Teluk Manado pada tanggal 31 Mei 2012 kemarin. Kapal telah berada di perairan Teluk Manado dengan membawa Tim besar yang akan terlibat dalam Pacific Partnership 2012. Guna mempersiapkan ivent internasional tersebut pemerintah Provinsi Sulawesi Utara telah berkoordinasi denga pemerintah pusat guna mempersiapkan hal tersebut.
03 Oktober 2010
Taman Laut Bunaken
Memiliki lebih dari 17 ribu pulau, Indonesia merupakan Negara kepulauan terbesar didunia karena 2/3-nya adalah lautan. Oleh karena itu, banyak objek wisata bahari yang tersebar di Indonesia. Salah satunya adalah Taman Nasioanl Bahari Bunaken (TNB2)Bunaken sebagai salah satu objek wisata bahari, kerap dikatakan sebagai surga bawah laut. Hal ini dikarenakan keindahan yang berada di bawah laut yang berada di Provinsi Sulawesi Utara dan tidak hanya dikenal oleh wisatawan lokal saja. Namun, nama Bunaken sudah meluas hingga wisatawan mancanegara atau lebih dikenal dengan wisatawan asing sebagai salah satu taman laut terindah di dunia yang kaya akan keanekaragaman bentuk dan warna terumbu karang dan biota laut serta spesies ikan.
Pulau Bunaken adalah pulau yang mempunyai luas 8,08 km, masih bagian dari kota Manado. Keseluruhan luas Taman Nasional Bahari Bunaken mencapai luas 75.265 hektar dan didalamnya terdapat 5 (lima) pulau yaitu; Manado Tua, Bunaken, Siladen, Mantehage dan Naen.
Wisata bahari yang menjadi wisata minat khusus, memang sangat berkembang pesat saat ini mengingat tingginya para wisatawan yang datang untuk menikmatinya dan memberikan keuntungan bagi Pemerintah.
Selain dikenal dengan keindahan bawah lautnya, Bunaken juga sebagai tempat menyelam terkenal dari 10 tempat penyelaman tersohor yang ada di dunia. Memiliki 20 titik untuk menyelam serta kedalaman yang bervariasi hingga mencapai kedalaman 1.344 meter.
Taman Laut Bunaken termasuk di antara 10 tempat penyelaman terpopuler di dunia. Disekitar Pulau Bunaken terdapat 12 titik penyelaman. Titik inilah yang sering dikunjungi wisatawan asing menjadi tempat paling asyik untuk menyelam dengan keindahan bawah lautnya, karena terdapat penurunan dinding karang yang terjal dan menjadi tempat makanan para ikan-ikan, goa-goa serta lekukan-lekukan yang sangat menakjubkan.
15 Agustus 2009
Sail Bunaken 2009
Jakarta, Kominfo Newsroom-Sekitar 40 jenis kapal perang dari berbagai negara dan sekitar 7.000 pelaut dunia yang meliputi sailing-pass, flying-pass, dan open-ship, akan menghadiri Sail Bunaken 2009 di Manado, Sulawesi Utara.
Dirjen Pengawasan dan Pengendalian Sumberdaya Kelautan dan Perikanan (P2SDKP) Departemen Kelautan dan Perikanan, Aji Sularso, mengatakan bahwa puncak acara Sail Bunaken 2009 adalah Sailing-pass dan Fying-pass pada 19 Agustus 2009 yang akan dihadiri oleh Presiden RI.
Menurut Aji pada acara Gathering Pers di Jakarta, Senin (1/6), semua kapal peserta Fleet Review akan memberikan penghormatan kepada Presiden RI di Teluk Manado, termasuk kapal induk Amerika ''USS George Washington.
Ia menambahkan, Flying-pass juga dilakukan oleh pesawat tempur serbu TNI AU jenis Sukhoi dan F16, dan demo take off dan landing pesawat tempur AS di atas geladak kapal induk USS George Washington.
Dikemukakan, ada beberapa rangkaian kegiatan dalam penyelenggaraan Sail Bunaken 2009, kata Aji, yaitu Indonesian Fleet Review. Dalam kegiatan ini, Indonesia akan menghadirkan Tallship dan Warship dari beberapa negara sahabat, yaitu dari negara-negara Eropa, Asia dan Amerika, dengan jumlah kapal mencapai 40 kapal perang. Kegiatan ini juga akan diikuti oleh 7.000 pelaut dunia.
Kegiatan lain adalah reli kapal-kapal layar (yacht rally) yang akan diikuti lebih dari 140 kapal dari berbagai negara dengan jumlah peserta lebih dari 700 orang.
Peserta yacht-rally akan singgah di beberapa provinsi destinasi pariwisata, antara lain di Provinsi Maluku, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Timur, Bali, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Jawa Tengah dan Bangka Belitung.

Aji menambahkan, penyelenggaraan Sail Bunaken 2009 akan memberikan dampak ekonomi menguntungkan bagi masyarakat di daerah, karena berdasarkan pengalaman Sail Indonesia 2008, kegiatan yacht rally memberikan dampak ekonomi yang langsung dirasakan masyarakat dan pemerintah daerah setempat.
Dikemukakan, hal itu dimungkinkan karena para peserta yacht rally rata rata menghabiskan 30 dollar AS hingga 50 dollar AS per orang per hari di setiap destinasi yang disinggahi. Dengan demikian, secara keseluruhan uang yang dibelanjakan oleh peserta yacht rally di setiap destinasi berkisar antara Rp 621 juta hingga Rp 1,725 miliar.
Kegiatan lain adalah International Seminar on Building a Comprehenshive Maritime Region. Menurut dia, peserta seminar berasal dari dalam dan luar negeri serta negara-negara yang berkepentingan dalam IUU Fishing, terutama yang tergabung dalam Coordinating Committee RPOA (Regional Plan of Action) yang beranggotakan 11 negara, yaitu negara-negara ASEAN dan Australia dengan jumlah sekitar 250 orang.
Agenda keempat, kata Aji, adalah Olah Raga Bahari, yaitu jenis olah raga yang akan ditampilkan yang meliputi lomba dayung, mancing, scuba diving (pemecahan rekor Guiness Book of Record dengan 1.500 penyelam). Sedangkan agenda terakhir adalah parade budaya Nusantara dan karnaval bunga.
Total peserta Sail Bunaken adalah 34 kapal perang (10 kapal Indonesia dan 24 kapal asing), 2 kapal perang pemerintah asing, 2 flight pesawat udara TNI AU, 2 skuadron pesawat udara Patmar TNI AL, kapal-kapal pemerintah RI dan kapal-kapal pelayaran rakyat. "Bahkan rencananya akan ada Kapal Induk USS George Washington sebagai primadonanya.
08 Mei 2009
World Ocean Conference 2009
KONFERENSI WORLD Ocean 2009Indonesia bangga menjadi hosting World Ocean Conference 2009 untuk membangun komitmen untuk pembangunan pengelolaan sumber daya kelautan
Kesepakatan dan konvensi internasional di lautan sangat penting sebagai referensi untuk suara deriving kebijakan nasional oleh negara. Namun, dalam banyak hal memerlukan keseriusan politik dari para pemimpin dunia untuk menggerakkan dan melaksanakan perjanjian seperti itu.
Masalah-masalah seperti dampak perubahan iklim di lautan dan degradasi tanah dan sumber daya kelautan yang serius terpengaruh perkembangan global. Upaya untuk membalikkan tren ini sangat diperlukan.
Jadwal WOC:
11 - 15 Mei 2009
11 Mei: Senior Official Meeting
12 Mei: Senior Official Meeting
13 Mei: Global Ocean Kebijakan Hari
14 Mei: World Ocean Conference
15 Mei: CTI Summit
Internasional Ocean Sains, Teknologi dan Industri Pameran
Pendahuluan
Salah satu kegiatan sebagai bagian dari agenda kegiatan WOC, adalah pameran Kelautan dan Perikanan produk (International Ocean Sains, Teknologi dan Industri Pameran).
Diharapkan acara ini akan menjadi pameran terbesar dan kelautan dan perikanan dari jenis pernah mengatur di Indonesia. Dengan kehadiran 2000-5000 peserta / tamu di WOC 2009, yang berasal dari 150 negara di seluruh dunia, pameran ini merupakan kesempatan untuk menjadi bagian dari acara tersebut.
Maksud & Tujuan
* Untuk mempromosikan kekayaan di Sulawesi Utara dan potensi khusus dari produk-produk kelautan dan perikanan untuk masyarakat internasional dan dunia.
* Untuk memanfaatkan WOC, acara di mana sekitar 2000-5000 delegasi dari seluruh dunia akan ada, diharapkan kontak bisnis yang berkelanjutan akan didirikan.
* pertukaran perikanan laut dan teknologi, karena teknologi merupakan salah satu syarat penting untuk meningkatkan kinerja industri dan perikanan laut sektor.
* Untuk mempromosikan beuty dari wisata laut Sulawesi Utara dan prasarana pendukung.
Apa yang diharapkan Sulawesi Utara dari WOC?
Dengan World Ocean Conference di Manado, dan Coral Triangle Initiative (CTI) Summit di Manado, diharapkan masyarakat global akan menjadi lebih sadar akan pentingnya lautan untuk kehidupan manusia. WOC yang akan berbicara tentang makna dari lautan sementara CTI Summit akan membahas masalah karang. Kedua peristiwa ini sangat besar.
Sulawesi Utara memiliki potensi besar di industri perikanan dan kelautan. Di sektor kelautan, terdapat sumber daya pertambangan seperti minyak dan gas bumi, pariwisata dan potensi bioteknologi dan farmasi serta kemungkinan juga memiliki rumput laut, yang dapat ditanam di sepanjang pantai Indonesia.
Kemudian ada yang sangat besar untuk pasar ikan, baik saltwater dan air tawar, serta lingkungan laut yang lebih luas. Ini termasuk hutan mangrove dan terumbu karang, yang memainkan peran penting dalam menunjukkan kesuburan dari air laut.
Dengan WOC, acara di mana sekitar 2000-5000 delegasi dari seluruh dunia akan ada, diharapkan kontak bisnis yang berkelanjutan akan didirikan, sehingga sangat berguna bagi investasi dan pembangunan di Sulawesi Utara sebagai tuan rumah pelaksana WOC.
Langganan:
Postingan (Atom)


