28 Mei 2011

3 Tahun Warnetku Berdiri


Tepat tanggal 26 Mei kemarin, sudah 3 tahun warnetku berdiri. Wah, luar biasa yah, coz jarang banget satu warnet bisa eksis sampe 3 tahun. Biasanya 1-2 tahun sudah KO, hehe. Di sekitar lingkungan tempat tinggalku, warnetku ini yang pertama ada. Yang lain, cuma ngikuuttt. Karena tengok-tengok di warnetku full, timbul keinginan buat menyaingi, zzz.

Tapi, memang tak mudah bertahan, karena persaingan semakin berat. Selain karena banyak pelanggan yang sudah memasang koneksi langsung dirumah, warnet disekitar rumahku juga semakin menjamur kek jualan kacang goreng, hihi. Tapi, kunci keberhasilan dalam mengelola usahaku ini adalah, "siapa yang bertahan paling lama, dialah pemenangnya". Silahkan artikan sendiri apa maksudnya. Tiap malam selalu ku berdoa, semoga warnet2 tetanggaku pada tutup semua. wkwkwkwk....

21 Mei 2011

Indonesia Mendapatkan Sanksi FIFA


Rapat kongres luar biasa yang diselenggarakan oleh PSSI, 20 Mei 2011 kemarin menemui jalan buntu. Akibatnya, Indonesia akhirnya mendapatkan sanksi dari FIFA dalam bentuk pelarangan pengikuti seluruh kompetisi internasional FIFA.

Dalam kongres kemarin, dihadiri oleh perwakilan FIFA yang akan menjelaskan alasan kenapa pencalonan 4 nama, yang didalamnya termasuk George Toisuta dan Arifin Panigoro ditolak dalam pencalonan. Tapi, kelompok 78, yang adalah kelompok pendukung pasangan diatas tetap bersikeras melawan FIFA, hingga suasana dalam rapat kongres menjadi ribut dan tak terkendali. Orang-orang macam ini, sudah pasti tidak mengerti sepak bola. Mereka hanya mengerti politik saja. Lebih baik, bubarkan saja kelompok 78 ini. Inilah kelemahan aturan FIFA-PSSI, yang melarang pemerintah untuk ikut campur. Harusnya, ada aturan khusus yang mengatur apabila dalam suatu negara, sudah tidak bisa lagi menetukan/menjalankan aturan-aturan yang dikehendaki FIFA, negara berhak untuk men-take overnya, dan menjalankan "sistem tangan besi" yang bersifat memaksa. Tujuannya, agar negara tersebut tidak dirugikan oleh oknum-oknum politik yang sok ngerti bola.

06 Mei 2011

5 Jam Setiap Hari di Depan Layar Komputer Bikin Cepat Mati

Menurut penelitian, menghabiskan waktu lebih dari 5 jam per hari di depan komputer bisa merusak jantung dan menjurus ke kematian lebih cepat. Penyebabnya adalah posisi duduk, terutama duduk bersandar, yang merupakan posisi umum saat orang bekerja dengan komputer, bermain game, ataupun menonton televisi.

Menurut penelitian, menghabiskan waktu lebih dari 5 jam per hari di depan komputer bisa merusak jantung dan menjurus ke kematian lebih cepat. Penyebabnya adalah posisi duduk, terutama duduk bersandar, yang merupakan posisi umum saat orang bekerja dengan komputer, bermain game, ataupun menonton televisi.

Penelitian tersebut dilakukan oleh Emmanuel Stamatakis, peneliti dari University College London, Inggris. Ia melakukan penelitian terhadap lebih dari 4.500 orang berusia di atas 35 tahun dan hasilnya dipublikasikan di Journal of the American College of Cardiology.

Temuan ini menambah bukti-bukti yang terus terkumpul seputar bahayanya berlama-lama duduk. Padahal, kecenderungan yang terjadi saat ini adalah orang semakin banyak yang duduk di depan komputer saat bekerja di kantor.

“Orang yang menghabiskan waktu lebih dari 4 jam berturut-turut per hari di depan komputer memiliki peluang 125 persen lebih tinggi akan mengalami kematian terkait penyakit jantung dibanding mereka yang hanya menghabiskan waktu kurang dari 2 jam di depan layar,” kata Stamatakis, seperti dikutip dari Examiner, 20 April 2011.

Stamatakis menyebutkan, dari penelitian, mereka juga menemukan bahwa 48 persen orang yang menghabiskan waktu 4 jam di depan komputer berturut-turut juga berpeluang mengalami kematian lebih cepat akibat faktor lain di luar jantung.

Lebih lanjut, mereka yang menghabiskan lebih dari 5 jam di depan komputer per hari, risiko mati lebih cepatnya naik secara signifikan.

Sebelumnya, diperkirakan bahwa mereka yang menghabiskan waktu terlalu banyak di depan komputer, atau juga di depan televisi, merupakan orang yang malas berolahraga dan menyebabkan munculnya penyakit. Namun, dari data yang didapat, tidak demikian.

“Orang yang berolahraga secara reguler di waktu luang mereka juga memiliki peluang untuk mati lebih cepat,” kata Stamatakis.

Peneliti meyakini bahwa penyebabnya memang adalah duduk yang terlalu lama. Posisi tersebut diketahui menyebabkan penurunan 90 persen lipoprotein lipase dan enzim jantung yang sehat. Pembengkakan dan masalah metabolisme yang disebabkan oleh ketidakatifan dalam waktu panjang juga menjadi sumber permasalahan.

Akan tetapi, ada solusi bagi mereka yang terpaksa harus bekerja di depan komputer sepanjang hari. “Anda harus bangun setiap 20 menit dan berjalan kaki sejenak,” kata Stamatakis. “Itu akan menurunkan masalah-masalah tersebut dan mungkin akan meningkatkan peluang Anda untuk hidup lebih lama,” ucapnya.

Sumber : http://ditonews.blogspot.com/

hihi..thx banget sudah mo share infonya. Abis, berita ini cocok sekali buat saya, yang pekerjaan sehari-hari sebagai OP Net + Gamers..hua hua hua...sehari kurang lebih 6 jam depan komputer. Artinya 16,66% lebih cepat mati dari pada prediksi diatas. hihihi...

04 April 2011

Birokrasi Mulai Meluas

Tinggal selangkah lagi, saya akan meninggalkan bangku perkuliahan. Saya tinggal menyelesaikan skripsi, dan setelah itu, ciaooo kampus tercinta. Sayang, justru selangkah terakhir ini malah jadi yang terberat. Saya sering kali terhalang saat akan mengutus izin ini dan itu dalam penyusunan skripsi.

Bayangkan, saat akan meminta dosen pembimbing dua orang di kantor jurusan di fakultas saya saja, memerlukan waktu dua minggu. Selama dua minggu itu saya egk tau harus ngapain lagi. Mo maju tapi terhalang. Terpaksa harus menunggu, yang merupakan hal yang paling membosankan. Dah sama dengan sistem birokrasi. Tidak ada yang cepat. Mo minta persetujuan/tandatangan saja harus berapa kali pindah meja/tangan. swt. Harus diselipkan "beberapa selebaran" kali yah biar mulus...

26 Maret 2011

Sayonara

Setelah dua bulan mengikuti kegiatan KKN-T di kampusku, akhirnya berakhir juga. Senang rasanya, karena satu beban berkurang, terutama mengemban tugas sebagai koordinator posko, membuat saya menjadi super sibuk. Apalagi harus menghadapi beberapa tipe anggota yang cuek bebek. Kini semuanya telah berakhir. Tapi, sedih juga rasanya meninggalkan teman-teman di Posko KKN-T ku. Rutinitas selama dua bulan ternyata tidak mudah dilupakan. Kini, sudah saatnya berpisah, untuk menempuh jalan masing-masing. Semoga semua bisa cepat lulus kuliah dan menggapai cita-cita yang diimpikan! Sayonara kawan...

12 Maret 2011

Tsunami Melanda Jepang

Gempa yang terjadi kemarin di Kota Oarai,Jepang sudah merengut 200-300an jiwa. Akibat peristiwa ini, Jepang benar-benar mengalami kerugian yang sangat besar. Kota Oarai nyaris hancur porak-poranda dan hanya menyisakan beberapa bangunan tinggi. Belum lagi kegiatan perekonomian yang lumpuh akibat bencana Tsunami yang melanda ini. Hingga sekarang belum dikabarkan adanya korban jiwa yang berasal dari Indonesia akibat peristiwa tsunami yang melanda di negara matahari terbit itu.

Sementara air kiriman Tsunami dari Jepang yang kabarnya akan mendekati wilayah perairan Propinsi Sulawesi Utara dalam beberapa jam, khususnya di kota Manado-Bitung tidak terbukti, setelah sampai pukul 21.00 WITA tidak terjadi apa-apa. Tapi meski begitu, warga kota Manado dan Bitung memang tampak panik. Ribuan pengunjung kawasan boulevard mall yang berada di tepi pantai Manado langsung berhamburan keluar dan segera mencari tempat yang lebih aman begitu isu tsunami ini melanda. Mungkin gara-gara perhitungan seperti yang tampak dibawah ini yang membuat warga panik.



Rupanya air kiriman (tsunami) yang berasal dari Jepang tertahan banyak di negara kepulauan terbesar ke dua di dunia, Philipina. Dikabarkan disana tsunami hanya terjadi dengan ketinggian 30cm hingga 1 meter. Letak propinsi Sulawesi Utara, yang berada tepat dibawah Negara Philipina, harusnya aman karena air bah tsunami pasti akan tersaring habis disana (Philipina).